23 Agustus 2008

Bab 1. Operasi Dasar Komputer

DOWNLOAD MATERI

Standar Kompetensi (Kurikulum 2006 / KTSP):
1. Melakukan operasi dasar komputer

Kompetensi Dasar:
1.1 Mengaktifkan dan mematikan komputer sesuai dengan prosedur

Unsur-unsur
Komputer
Komputer yang digunakan saat ini dibangun berdasarkan teknologi elektronika digital, sehingga disebut komputer digital. Pengertian teknologi digital tidak dibahas lebih lanjut pada tingkat SMA. Secara sistematis, komputer harus dipandang sebagai kesatuan dari:
  1. Brainware (Pengguna Komputer)
  2. Hardware (Perangkat Keras)
  3. Software (Perangkat Lunak)

Brainware
Brainware adalah setiap orang yang terlibat dalam kegiatan pemanfaatan komputer/ sistem pengolahan data. Brainware merupakan sumber inspirasi utama bagi terbentuknya suatu sistem komputer.

Menurut tingkat pemanfaatan terhadap komputer, Brainware digolongkan dalam empat tingkatan dimulai dari tingkatan yang tertinggi:
  • System Analyst : Penanggung jawab dan perencana sistem dari sebuah proyek pembangunan sebuah sistem informasi khususnya yang memanfaatkan komputer
  • Programmer : Pembuat dan petugas yang mempersiapkan program yang dibutuhkan pada sistem komputerisasi yang dirancang
  • Administrator : Seseorang yang bertugas mengelola suatu sistem operasi dan program-program yang berjalan pada sebuah sistem/jaringan komputer
  • Operator : Pengguna biasa, hanya memanfaatkan sistem komputer yang sudah ada
Perangkat Keras
Perangkat Keras dapat didefinisikan sebagai peralatan dalam sistem komputer yang dapat dilihat dan dapat dijamah secara fisik. Secara fungsional, perangkat keras dapat digolongkan sebagai berikut:

Perangkat Input

Digunakan untuk memasukkan data ke dalam komputer sesuai dengan format yang diijinkan komputer untuk kemudian diolah ke dalam media pemroses. Contoh: Keyboard, mouse, bar-code reader, floppy-disk drive, CD-ROM drive, USB drive dll

Gambar 1.1 Mouse, salah satu jenis perangkat input

Perangkat Output
Digunakan untuk mengeluarkan hasil pengolahan data dari media pemroses ke dalam bentuk dan format yang bermacam-macam sesuai dengan keinginan manusia. Contoh: Printer, monitor, plotter, proyektor-LCD dll

Gambar 1.2 Monitor, salah satu jenis perangkat output

Penyimpan Data
Digunakan untuk menyimpan data hasil pengolahan, Secara umum media penyimpan atau memori dapat dibagi menjadi dua;

- Random Access Memory (RAM)
Adalah media penyimpan yang bersifat non-permanen, data dan proses yang sedang dikerjakan akan disimpan ke dalam RAM selama komputer aktif (hidup), setelah komputer dimatikan (daya listrik dicabut), data dan proses akan terhapus. Kapasitas RAM harus mampu mengimbangi kinerja prosesor, bila kapasitas RAM kecil sedangkan proses yang dikerjakan banyak, maka RAM akan cepat penuh, prosesor akan berhenti bekerja dan tidak dapat melakukan proses apa pun, keadaan ini biasa dikenal dengan istilah hang. Terdapat macam-macam jenis RAM, di antaranya EDO RAM, SDRAM, DDR-SDRAM dan RD-RAM.

Gambar 1.3 SDRAM, perangkat RAM yang saat ini mulai jarang digunakan

- Read-Only Memory (ROM)
Pada awalnya, istilah ROM hanya digunakan untuk media yang dapat menyimpan data secara permanen dan tidak dapat diubah-ubah lagi, contohnya adalah EE-PROM yang tersimpan pada sirkuit CMOS pada rangkaian motherboard di dalam CPU dan bertugas menyimpan instruksi input-output dasar yang dikenal sebagai BIOS. Dalam perkembangannya, istilah ROM digunakan untuk setiap media yang dapat menyimpan data secara permanen pada saat tidak menyimpan daya listrik. Pada pengertian yang kedua ini, ROM dibagi menjadi dua, yaitu

- Removable-Disk
Merupakan media penyimpan yang tidak mempengaruhi kerja sistem secara langsung, artinya, pada saat media ini dipasang maupun dilepas secara langsung (plug ‘n play) saat komputer menyala, tidak menyebabkan kerusakan pada sistem komputer secara keseluruhan, contoh; floppy-disk (disket), CD-ROM, DVD, USB Flash-disk, MMC dll

Gambar 1.4 USB flash-drive, Perangkat penyimpan removable berukuran kecil yang saat ini banyak diproduksi dengan kapasitas yang semakin besar

- Non-Removable Disk
Merupakan media penyimpan yang mempengaruhi kerja sistem secara langsung, sebab di dalamnya terdapat file-file Sistem Operasi dan program-program yang dibutuhkan untuk kerja komputer, media ini tidak dapat dipasang maupun dilepas secara langsung pada saat komputer bekerja, contoh; hard-disk internal, bootable USB flash, Live CD-ROM

Pemroses Data
Digunakan untuk melakukan proses pengolahan data yang merupakan proses utama dalam sistem komputer. Pengolah data dalam komputer hanya berupa Prosesor yang terdiri atas:
a.ALU (Arithmetic Logic Unit)
Merupakan unit pengolah data aritmatika (perhitungan matematis, statistika dll) dan logika (perhitungan perbandingan; lebih besar, lebih kecil, AND, OR dll).
b.CU (Control Unit)
Merupakan unit pengendalian atas suatu proses yang sedang dikerjakan.

Gambar 1.5 Pentium 4, jenis prosesor produksi Intel corp. yang sangat populer dan pada tahun 2000an kemunculannya banyak ditunggu masyarakat pengguna komputer

Merk yang beredar di pasaran bermacam-macam, antara lain: Intel, Motorola, AMD, Transmeta dll. Kecepatan kinerja prosesor dinyatakan dalam satuan Hertz, yang menunjukkan banyaknya proses yang mampu dikerjakan oleh proses dalam satu detik. Secara sederhana, bila terdapat sebuah prosesor AMD Athlon 2 GHz, maka prosesor tersebut mampu mengerjakan 2 x 109 proses dalam satu detik.

Prosedur Baku Menghidupkan dan Mematikan Komputer
Booting
Istilah booting berarti suatu proses kerja komputer, dari tidak bisa digunakan, menjadi bisa digunakan. Secara umum terdapat dua macam booting, yaitu:
  • Cold booting: Booting yang dilakukan sejak komputer dalam keadaan mati. Setelah seluruh perangkat dirangkai dengan sempurna, proses booting dapat dimulai dengan menekan tombol power pada casing PC yang akan dihidupkan.
  • Warm Booting: Booting yang dilakukan sejak komputer dalam keadaan hidup. Setelah seluruh program dimatikan, proses warm booting pada Sistem Operasi MS Windows dapat dilakukan dengan memilih menu Start  Turn Off Computer...  Restart dengan menekan tombol power pada casing PC yanng akan dihidupkan.

Prosedur mematikan komputer
Untuk menjaga keamanan file dan hard-disk, komputer harus dimatikan dengan prosedur yang benar. Berikut ini adalah prosedur baku untuk mematikan komputer pada Sistem Operasi Linux (Ubuntu - desktop GNOME).
  • Pastikan semua program aplikasi telah tertutup
  • Klik tombol Power di pojok kanan atas
Gambar 1.6 Menu Pilihan untuk mematikan komputer
  • Lalu akan ditampilkan pilihan seperti tampak pada gambar.
Gambar 1.7 Kotak dialog untuk mematikan komputer
  • Untuk mematikan komputer, pilih “Shut Down
  • Kemudian komputer akan mulai mematikan perangkat-perangkat yang sedang bekerja, tunggu beberapa saat hingga komputer benar-benar mati sebelum perangkat-perangkat listrik dilepas

Kompetensi Dasar :
1.2 Menggunakan perangkat lunak beberapa program aplikasi

Perangkat Lunak yang Digunakan pada Sistem Informasi
Identifikasi Perangkat Lunak
Secara sederhana, perangkat lunak (software) didefinisikan sebagai perangkat di dalam komputer yang tidak dapat dijamah secara fisik dan hanya dapat dimanfaatkan dengan bantuan sebuah alat, yaitu kumpulan perangkat keras komputer. Secara kompleks, Perangkat Lunak merupakan kumpulan perintah-perintah yang tersimpan di dalam perangkat keras, khususnya media penyimpan, yang tersusun secara terstruktur dan menjadi panduan bagi komputer untuk melakukan proses pengolahan data.

Pengelompokan Perangkat Lunak berdasarkan Fungsinya
Pembagian kelompok Software berdasarkan fungsinya:

- Sistem Operasi
Merupakan sebuah program yang berfungsi untuk mengolah segala proses dan mengelola program-program di dalam komputer, penjelasan Sistem Operasi secara lengkap akan dibahas pada Bab 4
contoh Sistem Operasi:
Seluruh turunan UNIX; Linux, BSD, Solaris, MacOS, Belenix dll.
Linux, dengan distro-distro; RedHat, Knoppix, SuSE, Ubuntu dll.
BSD, dengan variasi-variasi; FreeBSD, OpenBSD, NetBSD dll.
Produk-produk Microsoft; MS-DOS, MS Windows (1.0, 2.0, 3.0, 3.11, 95, 98, 98SE, ME, 2000, XP, Longhorn, Vista dst), dll.

- Utility Program
Merupakan Program yang berfungsi untuk meningkatkan kinerja komputer seperti Antivirus (Norton family, McAfee, Norman dll), pembagi partisi (FDISK, Partition Magic), peringkas file (WinRAR, WinZIP dll) dll.

- Programming Language
Merupakan sebuah program yang berguna untuk menghasilkan program aplikasi lainnya, Terdapat dua macam programming software;
  • Low-Level Language: Bahasa biner, Bahasa Assembly.
  • High-Level Language: C++, Java, Visual Basic, Pascal, dll.

- Application Program
Merupakan program yang dipakai untuk keperluan sehari-hari. Penjelasan lengkap mengenai program aplikasi akan dibahas pada bab 2 mengenai Elemen-elemen TIK.

Tidak ada komentar: